Ujian Naskah Disertasi, a.n. Saudari: Sesilia Anita Wanget (150130100020)

yang akan diselenggarakan pada :

  • H a r i : Jumat
  • Tanggal : 21 November 2014
  • Pukul : 13.00 - selesai
  • Tempat : Ruang Sidang Dekanat Lt.2 Fakultas Pertanian Unpad

Judul  :
“Keragaman Genetik dan Stabilitas Karakter Hasil serta korelasinya dengan Asam Lemak tak jenuh dan Isoflavon pada Kacang Tanah ( Arachis hypogaea L. )"

 

 

Indonesia menuju kedaulatan dan swasembada pangan. Pencapaian itu tak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah tetapi dengan menggandeng akademisi dan bisnis.
Forum Dekan Fakultas Pertanian kembali menggelar pertemuan di Universitas Padjadjaran Bandung sebagai tindak lanjut pertemuan tahun lalu.

Bertempat di Gedung Graha Sanusi Unpad, Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengajak para dekan untuk bersatu, bersinergi untuk merah putih. Sinergitas dengan akademisi diperlukan untuk menyumbangkan pemikiran dalam setiap langkah pelaksanaan.

"Egoisme sektoral tidak boleh dipelihara untuk pembangunan pertanian, sehingga butuh sinergi. Dengan bersinergi saya yakin persoalan pangan selesai, jika akademisi dan pemerintah bersinergi tidak hanya pangan, persoalan bangsa juga akan bisa diselesaikan," tegas Amran dalam keterangan tertulis Kementerian Pertanian, Selasa (16/5).

Dalam pertemuan lanjutan terpisah yang dilaksanakan di Excecutive Lounge Rektorat Unpad itu, Amran menantang para dekan fakultas pertanian untuk mengembangkan komoditi unggulan daerah, minimal dua komoditas. Caranya setiap daerah perwakilan dari dekan fakultas pertanian mencarikan bibit terbaik sesuai dengan daerahnya.

"Pemerintah akan membeli kemudian diberikan kembali gratis ke petani binaan akademisi. Pemerintah punya anggaran, saya minta didata produk unggulan masing-masing daerah, kami akan membiayai bibit gratis," papar Amran.

Beberapa dekan juga menyampaikan masalahnya dalam mengembangkan produk pangan di daerah masing-masing. Mulai dari pengajuan proposal hingga persoalan kebutuhan infrastruktur pertanian. Untuk sementara disepakati fokus kepada komoditas jagung dan bawang putih.

Di akhir pertemuan, kedua pihak menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) antara Forum Dekan Fakultas Pertanian dengan Badan Litbang Pertanian yang mewakili Kementerian Pertanian. Hal itu sebagai langkah komitmen untuk mendukung swasembada pangan. JawaPos.com

Penyerahan Surat pernyataan bermaterai kesanggupan menyelesaikan studi

Mahasiswa Faperta Unpad yang duduk di

  1. Semester 14 ( Program Sarjana ),
  2. Semester 8 ( Program Magister )
    • Angkatan 2013 yang belum Ujian Tesis
    • Angkatan 2014 dan 2015 yang belum Seminar Usulan Penelitan
  3. Semester 10 ( Program Doktor )
    • Angkatan 2012 yang belum Sidang Promosi Doktor,
    • Angkatan 2014 yang belum Seminar Usulan Penelitian
    • Angkatan 2015 yang belum Kualifikasi

agar membuat Surat pernyataan bermaterai ttg kesanggupan menyelesaikan studi paling lambat 14 Agustus 2017 serta kesiapan mengundurkan diri bila lewat batas waktu studi tsb.

#Penyerahan Surat Pernyataan paling lambat tanggal 16 Maret 2017 di SBA Dekanat Lt.2 Faperta Unpad

Silakan Unduh Format Surat Kesanggupan dibawah ini :

[Unpad.ac.id] Teknologi nano dapat berperan dalam pengendalian penyakit pada tanaman. Penelitian  inilah yang sedang digeluti Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran, Prof. Dr. Ir. Hj. Hersanti, M.P., melalui Academic Leaderships Grant (ALG) Unpad sejak tahun 2015 lalu.

Prof. Dr. Ir. Hj. Hersanti, MP. (Foto oleh: Dadan T.)*

Dr. Ir. Hj. Hersanti, MP. (Foto oleh: Dadan T.)*

Dalam penelitiannya itu, Prof. Hersanti memadukan partikel nano dengan mikroba antagonis, yaitu mikroba yang dapat menekan patogen pada tamanan. Prof. Hersanti sendiri lebih memfokuskan penelitiannya pada tanaman kentang, mengingat tanaman ini rentan diserang oleh patogen. Saat ini, juga belum ditemukan varietas kentang yang tahan terhadap berbagai penyakit.

“Karena kentang banyak masalahnya daripada tanaman yang lain. Sedangkan kentang juga merupakan salah satu komoditas holtikultura yang bernilai ekonomi tinggi dan banyak diminta oleh masyarakat,” ujar Prof. Hersanti.

Saat ini, pengendalian penyakit pada tanaman kentang lebih banyak menggunakan fungisida. Selain berbahaya bagi manusia apabila dikonsumsi, penggunaan fungisida juga dapat menimbulkan resistensi pada tanaman sehingga sudah tidak efektif dalam pengendalian penyakit tanaman. Penggunaan fungisida juga diyakini dapat berbahaya bagi air dan tanah di sekitarnya.

“Tidak hanya meracuni tubuh manusia, tetapi juga meracuni mikroba-mikroba yang ada di lahan,” jelas perempuan kelahiran Jakarta, 3 Maret 1963 ini.

Pada penelitian sebelumnya, telah ditemukan beberapa spesies mikroba antagonis yang diyakini dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman dan dapat menekan patogen. Beberapa mikroba antagonis yang berpotensi tersebut kemudian Prof. Hersanti formulasikan dengan partikel nano untuk meningkatkan kinerja dari mikroba antagonis, yang juga dapat  digunakan sebagai pupuk tanaman. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi Prof. Hersanti dan tim, mengingat banyak penelitian sebelumnya yang menunjukan bahwa partikel nano dapat mematikan mikroba antagonis.

“Kami sedang meneliti  partikel-partikel nano yang tidak bersifat toksik terhadap mikroba antagonisnya dan juga mempunyai pengaruh positif dalam pertumbuhan tanaman,” ungkap Prof. Hersanti.

Campuran partikel nano dengan mikroba antagonis diformulasikan oleh Prof. Hersanti dalam bentuk larutan. Formula ini digunakan untuk merendam benih kentang, agar tanaman terlindungi dari serangan patogen. Melalui perendaman diharapkan juga  mikroba antagonis dapat menginduksi ketahanan tanaman terhadap patogen.

“Intinya, kita ingin sedini mungkin memberi perlakukan ke tanaman kita, supaya nanti kalau tanaman kita di lapangan sudah terlindungi,” jelas Prof. Hersanti.

Meski belum diaplikasikan pada tanaman kentang secara langsung, namun uji laboratorium menunjukkan bahwa mikroba antagonis yang dicampur dengan partikel nano lebih menghambat perkembangan bakteri Ralstonia solanacearum  secara in vitro.

“Jadi lebih menghambat, si patogennya tidak berkembang,” ungkap Prof. Hersanti.

Pada penelitian ALG tahun ketiga, direncanakan akan dilakukan penelitian secara in vivo yaitu dengan menguji pada tanaman kentang. Prof. Hersanti pun mengakui masih perlu penelitian yang panjang dan berkesinambungan agar diperoleh suatu formulasi nano partikel yang tepat sebagai bahan pembawa mikroba antagonis untuk melindungi tanaman dari serangan hama dan patogen. *

Laporan oleh: Artanti Hendriyana / eh

Penerimaan Proposal Program Kreativitas Mahasiswa Karya Tulis (PKM-KT) Pendanaan Tahun 2017
http://belmawa.ristekdikti.go.id/2017/01/17/penerimaan-proposal-pkm-kt-aigt-tahun-2017/#more-4374

17 Januari 2017
Nomor : 76/B3.1/KM/2017 13 Januari 2017
Lampiran : 1 (satu) berkas
Perihal : Penerimaan Proposal Program Kreativitas Mahasiswa Karya Tulis (PKM-KT)
………………..PKM Artikel Ilmiah (PKM-AI) & PKM Gagasan Tertulis (PKM-GT) Tahun 2017


  1. 1. Rektor/Ketua/Direktur Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta,2. Koordinator Kopertis Wilayah I s.d XIV

Bersama ini dengan hormat disampaikan bahwa kami memberi kesempatan kepada mahasiswa perguruan tinggi negeri maupun swasta untuk mengajukan proposal PKM-KT) yaitu PKM Artikel Ilmiah (PKM-AI) dan PKM Gagasan Tertulis (PKM-GT) pendanaan tahun 2017.

Sehubungan hal tersebut di atas, kami mohon agar Saudara berkenan menginformasikan program dimaksud kepada mahasiswa di lingkungan Perguruan Tinggi Saudara, dengan ketentuan sebagai berikut.

  1. Pendaftaran secara daring dilakukan oleh operator kemahasiswaan masing-masing perguruan tinggi melalui http://simbelmawa.ristekdikti.go.id. Bagi perguruan tinggi yang belum memiliki akun bisa mengajukan pembuatan akun melalui email Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.."> Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya..
  2. Pengunggahan dokumen dilakukan oleh mahasiswa setelah proses pendaftaran selesai dilakukan.
  3. Pendaftaran dan pengunggahan dokumen secara daring dibuka mulai tanggal 13 Januari s.d 05 Februari 2017. Apabila melampaui batas waktu yang telah ditentukan maka proses pendaftaran dan pengunggahan tidak dapat dilakukan.
  4. Kami tidak menerima proposal dalam bentuk hardcopy (dokumen hardcopy disimpan di perguruan tinggi pengusul untuk keperluan administrasi).

Atas perhatian dan kerja sama yang baik, kami mengucapkan terima kasih.

Direktur Kemahasiswaan

ttd

Didin Wahidin
NIP. 196105191984031003

Tembusan Yth.
1. Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan
2. Wakil/Pembantu Rektor/Ketua/Direktur Bidang Kemahasiswan PTN dan PTS
3. Sekretaris Pelaksana Kopertis Wil I s/d XIV

Dokumen dapat diunduh disini
http://belmawa.ristekdikti.go.id/wp-content/uploads/2017/01/PKM-2017-Penerimaan-Proposal-PKM-KT-2017.pdf

Keikutsertaan dalam Kegiatan Bandung Tea Festival 2016

Tim IbM Unpad yang beranggotakan Rani Andriani Budi Kusumo, SP, MSi, Anne Charina, SP, MT, Kuswarini Kusno, Ir, MSIE (Fakultas Pertanian) telah melaksanakan kegiatan pengabdian yang berjudul IbM Kelompok Tani Teh Rakyat untuk Meningkatkan Daya Saing Produk Olahan Pucuk Daun Teh. Dalam kegiatan tersebut yang menjadi mitra adalah Kelompok Tani Sindang Panon dan Kelompok Tani Harja Tani Sejahtera di Kecamatan Bojong Kabupaten Purwakarta. 

Berbagai macam kegiatan pelatihan dan pendampingan dilaksanakan dalam kurun waktu 8 bulan (Maret - Oktober 2016). Kegiatan yang telah dilaksanakan diantaranya adalah :

  1. Pelatihan pembuatan kemasan
  2. Pelatihan pemasaran on-line
  3. Perancangan desain kemasan
  4. Pemberian bantuan alat

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk olahan pucuk teh untuk memperbaiki pendapatan petani teh rakyat, karena yang menjadi permasalahan mitra saat ini adalah :

  1. Produk yang dihasilkan dinilai kurang memiliki daya saing di pasar, dilihat dari volume penjualan produk
  2. Pemasaran produk yang masih terbatas di pasar lokal (warung, pasar tradisional)

Pada awal bulan September, mitra IbM telah mengikuti ajang ‘Bandung Tea Festival 2016’. Keikutsertaan mitra IbM dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat menambah wawasan bagi mitra mengenai peluang dan juga pesaing pasar produk olahan pucuk daun teh, serta diharapkan dapat memacu mitra IbM untuk mengembangkan produknya.

Rabu, 19 Oktober 2016 pkl. 09.00 WIB, bertempat di Gedung Multimedia Fakultas Pertanian sebanyak 71 Siswa/siswi kelas XI IPA dan 6 Guru dan Komite SMA 4 Al Azhar Bekasi mengadakan Kunjungan ke Fakultas Pertanian dalam rangka menambah wawasan dan ilmu pengetahuan siswa untuk melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi khususnya program studi yang ada di Fakultas Pertanian.

Kunjungan diterima oleh Wakil Dekan II Ir.Anas,M.Sc.,Ph.D dan Dr. Iwan Setiawan selaku Kaprodi Agribisnis dengan memaparkan Selayang Pandang Profil Program Studi dan Departemen yang ada di Fakultas Pertanian. Dhs ( Foto Kegiatan )