Visi:
Mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Departemen Pendidikan Nasional 2005-2025 dan rencana stratejik Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi tahun 2015-2019, telah dilakukan penyesuaian periodisasi RPJP Unpad 2007-2026 menjadi RPJP Unpad 2007-2024. Penyesuaian periodisasi ini menyebabkan terjadinya percepatan pencapaian visi Unpad 2022-2026 Menjadi Universitas Berdaya Saing Internasional menjadi 2020-2024. Pada periode 2015-2019 telah ditetapkan Visi Fakultas Pertanian yaitu “Menjadi Fakultas Unggul dalam Penyelenggaraan Pendidikan dan Riset Pertanian Kelas Regional Tahun 2019”

Misi:

  1. Menyelenggarakan pendidikan pertanian yang mampu memenuhi tuntutan para pengguna (stakeholders) jasa pendidikan tinggi;
  2. Menyelenggarakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat untuk pengembangan ipteks pertanian yang ramah lingkungan yang berdaya saing internasional dan relevan dengan tuntutan para pengguna;
  3. Menyelenggarakan pengelolaan pendidikan pertanian yang professional dan akuntabel untuk meningkatkan citra pertanian;
  4. Mengembangkan pertanian/agribisnis sebagai sektor unggulan yang berdaya saing.

 

Tujuan

  1. Tercapainya kualitas pembelajaran yang unggul melalui peningkatan sistem manajemen pendidikan tinggi yang mampu memanfaatkan sumber daya yang dimiliki secara efisien dan efektif,
  2. Tercpainya lulusan yang berdaya saing regional dan memiliki kemampuan akademik unggul di bidang pertanian yang didukung oleh jiwa kemandirian dan kewirausahaan serta memiliki baku etika dan moral yang tinggi,
  3. Tercapainya luaran dan outcome riset serta inovasi unggul berupa karya ilmiah/proses/ konsep/ model/produk baru yang lebih baik dan kompetitif di bidang pertanian,
  4. Tercapainya kerjasama pentahelix (akademisi, pelaku usaha, pemerintah, masyarakat, media) untuk mendukung penyelenggaraan kegiatan tridharma perguruan tinggi serta termanfaatkannya produk dan sumber daya lokal secara efektif.

Sasaran Strategis 
Untuk mencapai Visi dan Misi di atas perlu ditetapkan sasaran strategis yang hendak di capai untuk memberikan fokus ke program serta kegiatan yang akan dibuat yaitu:

  1. Meningkatnya kualitas pembelajaran unggul sesuai standar nasional dan internasional;
  2. Meningkatnya kapasitas inovasi dan kualitas riset yang bermanfaat untuk pengembangan sains dan memenuhi kebutuhan masyarakat;
  3. Meningkatnya kualitas SDM yang berkarakter RESPECT (responsible, excellent, scientific rigor, professional, encouraging, creative dan trust);
  4. Meningkatnya kerjasama pentahelix dalam bidang pendidikan, riset dan pengabdian dengan institusi dalam maupun luar negeri;
  5. Meningkatnya profesionalisme tatakelola dan kelembagaan dengan penerapan prinsip peningkatan mutu berkelelanjutan (Continuing Quality Improvement);
  6. Terwujudnya korporasi akademik untuk meningkatkan kemandirian finasial, pengelolaan keuangan yang akuntabel, transparan dan cost effective.

 

Arah Pengembangan Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran Menuju tahun 2019

Arah pengembangan Fakultas Pertanian mengikuti kerangka berpikir berjenjang dengan pondasi dasar PIP dan budaya kerja RESPECT (Gambar 4). Pengembangan kerangka pikir ini tidak terlepas dari berbagai faktor internal dan eksternal yang berkembang akhir-akhir ini. Faktor internal berupa perubahan Unpad menjadi PTN-BH dan perubahan visi dan misi Unpad yang disesuaikan dengan visi dan misi Kemenristek Dikti, serta faktor eksternal yang lebih kepada kondisi pertanian secara global dan tuntutan kepada bidang pertanian yang terus meningkat.

Dengan pertumbuhan jumlah penduduk yang tinggi, Indonesia akan dihadapkan kepada krisis pangan dan energi bila tidak dilakukan upaya-upaya peningkatan produksi dalam sektor pertanian khususnya pangan. Penurunan kualitas lingkungan, laju konversi lahan pertanian yang tinggi, perubahan iklim global juga merupakan tantangan yang dihadapi sektor pertanian pada saat ini.
Sebagai perguruan tinggi pemasok sumberdaya manusia yang bergerak di bidang pertanian, juga menghadapi tantangan yang cukup serius, diantaranya adalah: terbatasnya calon mahasiswa yang berkualitas tinggi khususnya untuk program pascasarjana, menurunnya peran bidang pertanian di masyarakat, dan rendahnya adopsi hasil-hasil riset pertanian. Sementara itu, tuntutan peningkatan kompetensi lulusan, kualitas produk riset, kontribusi terhadap pembangunan pertanian, tuntutan untuk mengatasi beragam permasalahan di dunia pertanian serta penerapan pertanian berkelanjutan dirasa makin menguat dewasa ini.
Tantangan-tantangan yang dihadapi oleh perguruan tinggi pertanian dan sektor pertanian di Indonesia, seperti yang disebutkan di atas, dirasa makin kompleks, maka kebijakan pengembangan Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran lebih diarahkan pada:

  1. Peningkatan mutu input, pembelajaran, riset dan pengabdian/layanan kepada masyarakat yang tercermin dari terbentuknya lulusan yang kompeten, publikasi ilmiah, HaKI, paten serta produk-produk lainnya yang meningkat.
  2. Peningkatan mutu dan manajemen sumberdaya melalui penerapan tatakelola yang baik dan akuntabel dengan pemanfaatan sistem teknologi informasi dan komunikasi terintegrasi.
  3. Peningkatan kualitas manajemen internal berbasis teknologi informasi.
  4. Peningkatan peran pertanian, kemitraan dan upaya pencapaian pendidikan pertanian kelas dunia.
  5. Mewujudkan korporasi akademik yang sinerjik, berintegritas, akuntabel dan produktif untuk membangun kemandirian sumber daya.
Tags